LAMPUNG UTARA – Warga di kawasan Sumil Simpang Lubuk Gentong, Desa Gunung Besar/Bongkay, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, sempat dihebohkan dengan kabar dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang warga berinisial Hendra dengan istri warga setempat pada Kamis malam, 29 Oktober 2026.
Peristiwa tersebut menjadi perbincangan di lingkungan masyarakat. Sejumlah warga menyayangkan kabar yang beredar karena dinilai dapat menimbulkan persoalan dalam hubungan sosial dan rumah tangga warga setempat.
Salah seorang tokoh masyarakat di lingkungan Sumil, saat ditemui tim media, membenarkan adanya peristiwa yang menjadi perbincangan tersebut. Ia menyampaikan bahwa dugaan perselingkuhan itu melibatkan Hendra dan istri seorang warga bernama Fredy.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi perhatian masyarakat dan diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak agar senantiasa menjaga hubungan baik serta menghormati rumah tangga orang lain.
Tim media kemudian melakukan konfirmasi kepada Fredy, suami dari perempuan yang disebut-sebut terlibat dalam peristiwa tersebut. Dalam keterangannya, Fredy menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Persoalan antara istri saya dan Hendra sudah ada perdamaian. Pak Aliasan juga ikut membantu mendamaikan kejadian tersebut. Saya berharap persoalan ini tidak diungkit atau diberitakan kembali,” ujar Fredy.
Di tempat terpisah, tim media juga berupaya meminta klarifikasi kepada Hendra terkait kabar dugaan perselingkuhan tersebut.
Dalam keterangannya, Hendra menyampaikan bahwa persoalan itu telah diselesaikan melalui kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Ia juga meminta agar peristiwa tersebut tidak kembali diangkat karena menurutnya dapat menimbulkan persoalan dan kesalahpahaman.
Hendra menyebutkan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk berdamai dan menganggap persoalan tersebut selesai.
Sementara itu, sejumlah warga berharap kejadian yang menjadi perbincangan tersebut dapat dijadikan pembelajaran bersama. Mereka mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keharmonisan lingkungan, menghormati kehidupan rumah tangga orang lain, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Hingga berita ini disusun, pihak-pihak terkait menyatakan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Tim Media




